Kawal Pertanaman Oplah, CSR hingga PM-AAS, BRMP Riau Pacu Peningkatan LTT Padi di Kab. Rokan Hilir
BRMP Riau yang diwakili oleh PJ. SSP Kab. Rokan Hilir (Bagus Duhan Irfandy, S.T) dan LO Penyuluh BPPSDMP Provinsi Riau untuk Kab. Rokan Hilir (Mas Enitha SP. dan Yernawati, SP.) melaksanakan kegiatan Monev pertanaman padi pada BP Oplah 2024, BP Oplah 2025, dan lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR) serta pengecekan rencana lokasi CPCL demplot padi PM-AAS pada lokasi BPP di Kab. Rokan Hilir pada Kamis-Minggu (13-16 Agustus 2026).
Kegiatan diawali dengan diskusi bersama penyuluh di BPP Rimba Melintang untuk mendapatkan informasi tentang progres LTT padi yang ada di Kab. Rokan Hilir, tercatat 1.400 ha lahan di 7 BP pada Oplah 2024, 5.273 ha lahan di 24 BP pada lahan Oplah 2025 dan 500 ha lahan di 3 BP dan 1 Gapoktan pada program CSR yang tersebar di beberapa kecamatan potensi padi di Kab. Rokan Hilir.
Dalam arahannya PJ. SSP Kab. Rokan Hilir menekankan akan pentingnya optimalisasi pertanaman melalui percepatan tanam guna meningkatkan IP pada setiap program. Selain itu, peningkatan kapasitas PPL melalui pemahaman mengenai juknis pertanaman padi PM-AAS juga terus digaungkan guna dapat diterapkan kepada petani/poktan/gapoktan maupun BP sebagai langkah mengoptimalkan produktifitas hingga 10 ton GKP/ha.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan koordinasi dan diskusi bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kab. Rokan Hilir, kemudian dilanjutkan dengan monev pertanaman padi di lahan CSR di Kec. Pekaitan dan Kec. Pasir Limau Kapas, dimana kondisi pertanaman saat ini telah memasuki fase pertumbuhan vegetatif dan generatif.
Selanjutnya, tim melaksanakan monev pertanaman padi di lokasi Oplah 2024 dan 2025 di Kec. Kubu dan Kec. Kubu Babussalam di lokasi BP Gabah Sultan dan BP Tuah Sahabat, saat ini 70% lahan oplah di Kab. Rokan Hilir sudah tertanam dan penambahan jumlah LTT pada lahan oplah terus dioptimalkan.
Selain itu, juga dilaksanakan pengecekan CPCL lokasi demplot pertanaman padi PM-AAS di BPP Rimba Melintang (1 ha) dan di BPP Kubu (2,25 ha) dengan total seluas 3,25 ha. Keberadaan demplot tersebut diharapkan nantinya menjadi sarana pembelajaran bagi PPL dalam memahami dan menerapkan teknologi PM-AAS, sekaligus memperkuat pendampingan kepada petani dalam mendorong peningkatan produktivitas pertanian di Kab. Rokan Hilir.